Honda Brio: Kendaraan Ekonomis ala Honda

Honda secara resmi meluncurkan mobil kompak dengan harga ekonomis yang diberi nama Brio di Thailand. Mobil kompak ini secara resmi hanya baru dijual di Thailand dan India saja tanpa detil mengenai peluncuran mobil ini di negara lain.

Berikut adalah spesifikasi resmi yang dilansir oleh Honda:

  • Panjang 3610mm, Lebar 1680mm, Tinggi 1475 mm.
  • Konsumsi bensin 5L/100 Km atau 1L/19,98 Km *estimasi Honda.
  • Harga di Thailand 400 ribu Baht atau Rp 119 Juta.

Berikut informasi yang masih bersifat rumor atau tebakan semata mengenai Brio:

  • Menggunakan mesin 1200 cc.
  • Tersedia dengan pilihan transmisi otomatis (berdasarkan foto interior Brio resmi).

Meskipun baru resmi diumumkan untuk dijual di Thailand dan India saja, CEO Honda yaitu Takanobu Ito dalam pidatonya menyatakan bahwa Brio juga akan tersedia negara di Asia lainnya mengingat pengalaman Honda berbisnis motor di negara tersebut… Mengingat Indonesia adalah salah satu negara konsumen motor terbesar Honda, perlukah kita beroptimis ria menunggu hadirnya Brio?

Dimensi Honda Brio tidaklah terlalu kecil mengingat panjang kakaknya yaitu Honda Jazz adalah 3900 mm dengan lebar 1695 mm. Alhasil, mobil ini sudah cukup untuk mengakomodasi keluarga muda.

Satu hal yang perlu diingat adalah, Brio masih dalam tahap prototipe, sehingga produk akhir biasanya lebih sederhana dibandingkan dengan yang tertampil disini. Bemper depan, side skirt dan bemper belakang sudah pasti akan terlihat lebih sederhana, begitu juga dengan lampu dan pegangan pintu berbalut krom yang nantinya akan terlihat lebih sederhana. Meskipun begitu, sudah bisa dipastikan inilah Brio, sebuah mobil terjangkau persembahan Honda.

Sumber:

Situs resmi World.Honda.com: Peluncuran Brio di Thailand

Penampakan Honda Civic 2011

Honda Civic kini sudah masuk kedalam generasi ke-8 dan segera digantikan dengan generasi yang ke-9. Foto-foto prototipe Honda Civic generasi ke-9 sudah mulai bermunculan di Internet baik versi global maupun versi Euro. CARmiddleeast.com mendapatkan foto-foto eksklusif Civic global sedang melakukan pengujian suhu udara panas di Dubai dengan kamuflase yang sangat ringan.

Satu hal yang perlu diingat adalah untuk pasar Uni Emirat Arab, Honda Civic yang dijual adalah versi Jepang, yang sama ditemukan di pasar ASEAN dan Indonesia namun dengan konfigurasi kemudi di sisi kiri. Singkat kata, kemungkinan besar inilah Civic generasi ke-9 yang akan dijual di Indonesia.

Meskipun ditutupi dengan lakban berwarna cat bodi, terlihat garis-garis tegas yang menunjukkan karakter serupa dengan Honda City generasi terkini. Hilang juga lampu depan dengan desain agresif seperti yang terdapat pada Civic generasi ke-8, digantikan dengan desain yang lebih tajam dan terfokus. Profil samping dari Civic generasi ke-9 ini tidak berbeda jauh dengan generasi ke-8, namun sudut derajat pilar A yang lebih tajam memberikan profil yang lebih agresif untuk generasi ke-9.

Salah satu anggota forum VTEC.net mengedit foto Civic generasi ke-9 yang sedang diuji di Amerika dan menghilangkan kamuflasenya.

Terlihat dari profil samping, sudut derajat pilar A Civic generasi ke-9 sangat agresif, serupa dengan versi Civic Coupe generasi ke-8 yang hanya tersedia di Amerika. Desain pilar A seperti ini memang membuat Civic generasi ke-9 menjadi tampil agresif, namun sisi buruknya adalah Anda tidak dapat melihat ujung depan kap mesin untuk mengukur jarak objek dengan posisi mobil. Bukan sebuah masalah yang berarti untuk pengendara berpengalaman, namun untuk pengendara pemula lebih baik berhati-hati membawa Civic generasi ke-9 melalui jalan tikus.


Sumber:

CARmiddleeast.com: Foto eksklusif Honda Civic Gen-9

VTEC.net: Reka rupa Honda Civic Gen-9

Petualangan Odyssey Berlanjut

Honda Oyssey adalah kendaraan premium people mover Honda yang kini telah hadir 5 generasi semenjak diperkenalkan pertama kali pada tahun 1994. Menjawab permintaan konsumen mengenai mobil penumpang tiga baris yang lapang, Honda memperkenalkan Odyssey di Jepang dan Amerika Serikat. Kehadiran Odyssey menandakan sebuah perubahan inti dalam susunan produk Honda pada tahun 90an yang hanya memproduksi mobil berbasis sedan atau hatchback saja.

ra1

Pertama yang tak akan terlupa

 

Odyssey generasi pertama tak ayal hanyalah versi MPV dari Accord yang merupakan produk popular Honda waktu itu. Salah satu keunikan Honda Odyssey dibandingkan produk Honda lainnya jelas terletak pada ukurannya yang bongsor. Dengan ukuran yang lebih tinggi dan ruang kabin yang lapang dibanding dengan Honda Accord, Odyssey menjadi sensasi dalam semalam untuk para keluarga, membuat insinyur Honda merilis produk serupa khusus untuk pasar Jepang dengan nama StepWGN pada tahun 1996.

Permintaan yang mulai bervariasi secara global membuat Honda melakukan spin off kepada merek Odyssey dan menjadikannya spesifik untuk pasar Jepang dan pasar Amerika Serikat. Pada tahun 1998, Honda merilis Honda Odyssey versi Amerika (yang seterusnya ditambahkan imbuhan USDM) dengan ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan Odyssey versi Jepang (yang seterusnya ditambahkan imbuhan JDM) dengan ukuran yang tidak jauh berbeda dari generasi pertamanya. Honda Odyssey USDM dengan desain serupa versi JDM generasi pertama mendapatkan peningkatan ukuran yang cukup masif. Panjang kendaraan 5 Meter, dengan lebar hampir mencapai 2 Meter, Odyssey USDM bukanlah sebuah kendaraan kecil. Mengadopsi pintu geser dibandingkan dengan pintu ayun pada versi JDM, akses keluar masuk menjadi sangat mudah. Tentunya, dengan peningkatan ukuran, peningkatan bobot menjadi hal yang diperhatikan oleh insinyur Honda. Apabila pada model JDM dan versi USDM sebelumnya mesin yang digunakan adalah 2200cc, dengan pilihan mesin 3000cc, Honda Odyssey USDM generasi kedua hanya hadir dengan mesin 3500cc.

Di Jepang, Honda Odyssey baru mendapatkan generasi penerus pada tahun 1999 dengan ukuran yang lebih kompak dibanding versi USDM-nya. Penggunaan pintu ayun masih membuat Odyssey seperti wagon ukuran besar dibandingkan dengan versi USDM-nya. Dengan panjang kendaraan “hanya” 4.7 Meter, Honda Odyssey bukanlah kendaraan kecil, namun dibandingkan dengan kakak besar versi USDM, Odyssey JDM tergolong kecil. Dengan pilihan mesin 2300cc dan 3000cc, Honda Odyssey JDM seakan terlihat seperti versi sporty dari versi USDM-nya.

Generasi ketiga Honda Odyssey menghadirkan gebrakan yang cukup signifikan dari segi desain untuk versi JDM pada tahun 2003. Ketika versi USDM semakin tambun dengan semakin tinggi dan lebar, versi JDM dari Honda Odyssey justru semakin mengecil. Honda Odyssey JDM kini hanya memiliki tinggi sekitar 1.5 Meter saja, tidak jauh berbeda dengan mobil sedan, dibanding dengan Honda USDM yang memiliki tinggi hampir mencapai 1.8 Meter. Insinyur Honda menekankan aspek berkendara dari Honda Odyssey generasi ketiga ini. Ukuran interior Odyssey versi JDM memang membesar, namun hanya untuk ruang kaki dan bahu saja, sementara ukuran langit-langit turun. Sebagai pilihan mesin, Honda menanggalkan pilihan mesin 3000cc dengan memberikan satu tipe mesin saja yaitu K24 2400cc dengan dua pilihan tenaga, 160ps dan 200ps. Versi Absolute Honda Odyssey JDM mendapatkan sambutan yang cukup unik dari penggemar Honda. Pada waktu diluncurkan, Honda Odyssey JDM tipe Absolute memiliki tenaga mendekati mobil-mobil sport Honda pada waktu itu yaitu Civic Type R dan Honda Integra Type R yang masing-masing memiliki tenaga 200ps dan 220ps. Memang Honda Odyssey memiliki berat yang jauh lebih besar dibanding mobil-mobil sport tersebut, namun dengan suspensi independen (double wishbone dan multilink suspension), yang memberikan kemampuan manuver sigap dan tenaga yang besar , tak ayal para “ayah pembalap” atau “daddy racer” (red: istilah sendiri) sangat menggandrungi Honda Odyssey JDM tipe Absolute ini.

rb1

Daddy racer car of choice

 

Menemani Honda Odyssey JDM generasi ketiga adalah Honda Elysion yang mencoba mengemulasi formula sukses Honda Odyssey USDM dengan faktor bentuk MPV bongsor dan pilihan mesin 2400cc dan 3500cc. Masuk ke generasi empat, Honda Odyssey USDM masih meneruskan konsep MPV bongsor yang populer dengan para pembelinya, sementara versi JDM dari Honda Odyssey juga meneruskan konsep daddy racer.

Di Indonesia, Honda Odyssey JDM generasi keempat adalah model pertama yang diboyong oleh Honda Prospect Motor ke Indonesia. Perubahan eksterior menjadi pembeda utama dari generasi lawas dan dengan pilihan mesin 2400cc standar dan versi absolute yang tidak tersedia di Indonesia.

Tampaknya strategi dua lini Honda dalam menyajikan solusi people mover tidak berbayar dan rumor mengenai kematian Honda Elysion dan Honda Odyssey menjadi topik panas di berbagai forum Internet. Hal ini disulut dari eksistensi Honda StepWGN dan Honda Freed yang jauh lebih populer dibanding Honda Odyssey dan Honda Elysion di Jepang.

Pada tahun 2013, di ajang Autoshow Shanghai, China, Honda melansir mobil konsep dengan nama Concept M. Penampilan yang premium dan ketinggian langit-langit yang tinggi mengisyaratkan sebuah kendaraan pengganti Honda Elysion yang diisukan tidak diteruskan lagi oleh Honda. Namun banyak orang yang menduga bahwa mobil tersebut adalah penerus dari Honda Odyssey JDM. Sebuah perubahan drastis yang berarti Honda kembali kepada konsep MPV besar Odyssey generasi pertama dan kedua. Benar adanya, pada tahun 2014, Honda melansir Honda Odyssey JDM generasi terbaru yang diinspirasi dari Concept M.

rc1

Bigger is better

 

Mungkin penggemar Honda Odyssey dari kalangan daddy racer akan sedikit sedih karena Honda Odyssey JDM terbaru berubah menjadi mobil besar yang mengurangi nilai bermanuver. Terlebih lagi, Honda Odyssey terbaru ini menggunakan suspensi semi independen dibanding dengan suspensi independen pada generasi-generasi sebelumnya. Honda Odyssey JDM terbaru menggunakan suspensi McPherson Strut dan torsion beam seperti yang terdapat pada Honda StepWGN dan adik kecilnya, Honda Freed.

“Pembongsoran” Honda Odyssey JDM bukan tanpa sebab. Honda menginginkan Honda Odyssey JDM terbaru bersaing di pasar gemuk premium people mover yang dikuasai oleh duo Toyota Alphard dan Vellfire. Penggunaan suspensi belakang torsion beam memberikan Honda Odyssey ruang kabin ekstra lapang dengan lantai datar sehingga memudahkan akses ke bangku belakang. Bahkan unik untuk Honda Odyssey JDM adalah kemampuannya untuk melipat bangku belakang rata dengan lantai, tidak seperti Alphard ataupun Vellfire (2015) yang mengharuskan bangku baris ketiga dilipat ke samping atas sehingga tidak memaksimalkan ruangan kargo. Lebih unik lagi, dengan bangku baris ketiga dilipat rata dengan lantai, bangku tengah dapat dimundurkan lebih jauh ke belakang dan direbahkan sebagaimana layaknya kursi malas premium. Hal ini dimungkinkan karena railing bangku captain seat tengah menjorok sampai ke bawah dudukan bangku baris ketiga.

Menyinggung sedikit duo Toyota Alphard dan Vellfire, untuk generasi terkini (red: penulisan 2015), duo people mover Toyota kini sudah mengadopsi suspensi independen (dahulu semi independen seperti Odyssey JDM terkini). Namun utilitas kabin menjadi berkurang, dan untuk mengemulasi posisi duduk bak kursi malas premium Honda Odyssey JDM terkini, duo Toyota tersebut hanya mendesignasi bangku penumpang depan saja.

Honda memboyong dua konsep untuk Honda Odyssey JDM, yaitu “Lounge Driving” dan “Utility x Drive”. Konsep pertama yaitu Lounge Driving sesuai dengan ruang interior yang kini melembung dan mengijinkan bangku captain seat bergeser mundur dan memberikan ruang kaki ekstra lapang. Konsep kedua, yaitu Utility x Drive berputar sekitar penggunaan suspensi baru yang mengijinkan bangku baris ketiga dapat dilipat rata dengan lantai.

Suspensi baru Honda Odyssey JDM bukanlah sebuah hal yang baru, bahkan bisa dibilang suspensi baru people mover terbaru Honda ini inferior dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan sistem suspensi semi independen ini, karakter umumnya adalah memberikan bantingan yang keras dibanding supensi independen. Salah satu kekurangan dari suspensi belakang torsion beam adalah ketidakmampuan roda untuk bergerak di porosnya dan terhubung dengan roda belakang di sebelahnya sehingga kurang mampu mengikuti kontur permukaan jalan. Namun untungnya, pada laju kendaraan di permukaan jalan yang baik, damper atau peredam kejut lebih berperan.

seat

Ruang kaki ekstra lapang

Dari segi manuver, Honda masih ingin menyenangkan para daddy racer dengan dinamika berkendara yang baik. Honda Odyssey JDM menawarkan performa manuver dan berkendara yang sporty, seperti ya   ng dilansir pada video test drive yang dilakukan oleh pembalap SuperGT. Toh meskipun begitu, bermanuver ekstrim dengan MPV besar bukanlah sebuah hal yang patut untuk dilakukan.

Honda Odyssey JDM generasi kelima hadir dengan mesin K24 generasi Earth Dreams yang menghadirkan peningkatan-peningkatan di sisi efisiensi. Masih hadir dengan pilihan standar dan Absolute, Honda Odyssey JDM sudah tidak segahar para pendahulunya namun masih tetap mengagumkan. Honda memfokuskan generasi terbaru people movernya sebagai kendaraan ramah lingkungan yang efisien. Mesin 2400cc terbaru Honda di atas kertas cukup mencengangkan. Dengan dua versi tenaga, yaitu 127 kW (170ps) dan 140 kW (190ps) terkesan biasa saja, bahkan berkurang dibanding pendahulunya yang mencapai 200ps. Namun konsumsi bensin Honda Odyssey JDM generasi kelima adalah yang terbaik di kelasnya, 1 liter untuk 14 Kilometer. Kompetitor utamanya yaitu Toyota Vellfire lebih boros di 1 liter untuk 12 Kilometer.

Akhir kata, Odyssey baik versi USDM maupun JDM diciptakan untuk mengangkut penumpangnya dengan tingkat kenyamanan tertinggi yang dapat ditawarkan oleh Honda. Berpisah di generasi kedua membuat Honda Odyssey mampu memfokuskan diri pada masing-masing target pasar mereka. Perubahan Honda Odyssey JDM generasi kelima mungkin perubahan terbesar dari segi dinamika. Namun pada akhirnya teori big money selalu unggul dan pasar terbesar memegang peranan dalam membentuk sebuah portfolio produk perusahaan. Dengan fokus pasar ke arah kenyamanan dan fungsi, Honda Odyssey JDM generasi kelima menawarkan sesuatu yang istimewa dan sedikit lebih lagi. Tidak ada yang sempurna, yang ada hanyalah yang sesuai dengan peruntukkannya.

Sumber:

Honda.co.jp

Press Release Honda Prospect Motor (Honda Indonesia) Mengenai Recall Honda Jazz/City

Kisruh recall Honda City di Indonesia sepertinya juga berdengung di telinga petinggi Honda Indonesia yang akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi mengenai penarikan Honda City.

Silahkan download/unduh file PDF resmi mengenai penarikan Honda City di

Rapidshare dengan semena-mena menghapus file press release Honda mengenai statement recall power switch. Mohon maaf kepada pembaca yang sudah menelusuri pranala yang pernah saya cantumkan di website ini karena file aslinya sudah hilang sewaktu migrasi data ke komputer baru.

Kalimat-kalimat yang perlu dicermati adalah sebagai berikut:

<DAMPAK DI INDONESIA>
TIDAK ADA. Jazz yang diproduksi di Indonesia menggunakan komponen power window master switch yang diproduksi oleh Toyo Denso, yang memiliki desain yang berbeda dengan produksi OMRON. Sesuai dengan penjelasan di atas, Honda Motor Co., Ltd. dan PT Honda Prospect Motor (HPM) MEMASTIKAN bahwa tidak ada satu pun produk Honda Jazz di Indonesia yang terkena program recall. Selain Indonesia, beberapa negara seperti Jepang, Thailand dan
Australia juga dipastikan tidak melakukan recall untuk produk Honda Jazz di negaranya.

<PENYEBAB>Komponen Power Window Master Switch terkena air dalam jumlah yang banyak dan waktu yang lama. Hal ini memungkinkan terjadi hubungan listrik arus pendek.

Untuk pelaksanaan program ini, Jonfis Fandy Marketing & Aftersales Service Director PT HPM menjelaskan, “Konsumen yang mobilnya teridentifikasi tidak perlu kuatir dan dapat tetap menggunakan mobilnya seperti biasa. Mulai tanggal 1 Maret 2010 sampai dengan 30 September 2010, para pelanggan dapat datang ke bengkel resmi Honda atau kami hubungi untuk melakukan perbaikan secara cuma-cuma dengan menunjukkan bukti kepemilikan kendaraan yang sah.”

Jadi, meskipun fenomena recall Honda Fit/Jazz terjadi di luar negeri, hanya Honda City rakitan Thailand di Indonesia saja yang ditarik untuk diganti switch power windownya.

Sekadar catatan samping saja, menurut saya yang perlu diperhatikan disini juga adalah faktor kelalaian dari manusianya (human error). Hasil penelitian dari pihak Honda menunjukkan bila korsleting terjadi dalam jangka panjang, dan karena terkena air dengan debit yang tinggi. Hal ini cukup logis karena komponen listrik tidak dapat dibuat kedap air karena bagaimanapun juga alat tersebut harus dapat dibuka untuk diperbaiki, alhasil sudah pasti ada sela dimana cairan dapat masuk kedalamnya.

Adapun kutipan dari Bapak Andreas Boediman selaku ketua umum Honda Automotive Club Indonesia menyatakan bahwa kasus korsleting yang terjadi di Irlandia terjadi karena sang pengendara menumpahkan segelas minuman soda ke master switch power window dan di Amerika, kaca kendaraan di buka dan pada saat itu terjadi hujan dan mengakibatkan air masuk kedalam master switch power window.
Terlihat jelas bila ada juga faktor kesalahan manusia terlibat disini. Menurut saya, pihak Honda sudah mengambil langkah yang sangat baik menawarkan untuk mengganti master switch power window dengan cuma-cuma dan menunjukkan bahwa Honda Prospect Motor adalah perusahaan yang perduli dengan pelanggannya.
Singkat kata, tidak ada recall Honda Jazz di Indonesia selain 3240 Honda City.

Breaking News: Honda Indonesia Exporting 1000 Freed To Thailand

Well my ASEAN friends, rejoice, this holiday season Honda is finally bringing the Freed out of Indonesia and into your hometown. As reported by our leading news media, Kompas, one thousand (1000) Freed is heading to Thailand on Monday 14th of December. Thailand will be the first country to receive the Freed but safe to assume every major ASEAN countries will receive the car eventually. The launching on Monday is indeed going to be a spectacle too, with government officials attending the event.

So for my Thailand friends who had kindly asked me for a confirmation date when the car will arrive to your hometown… This is your definite answer. And I know some of you are deeply in wait for the car, but if I might remind is to test drive the car first before committing to a purchase. It’s a great car for sure, but not for the vertically superior.

Source:

Honda imports 1000 Freed to Thailand (Bahasa language)

Phenylpropanolamine: Otak Anda, Hidung Anda dan Hoax Ketinggalan Jaman

Hari minggu lalu, saya mendapatkan SMS dari Ibu mertua saya yang menyebutkan seperti ini:

PHENYLPROPANOLAMINE obat influenza(decongestant) ditarik oleh badan pengawasan obat dan pangan Amerika(FDA) pada tanggal 1 maret 2009 karena terbukti sebabkan PENDARAHAN DI OTAK. Berikut obat2 di Indonesia yg mengandung PHENYLPROPANOLAMINE 1.DECOLGEN 2.DECOLSIN 3.SINUTAB 4.ALLERIN 5.BODREXIN 6.CONTAC500 7.COSYR 8.FLUCYL 9.FLUDANE 10.FLUGESIC 11.INZA 12.KOMIX 13.MIXAFLU 14.MIXAGRIP 15.NALGESTAN 16.NEOZEP FORTE 17.NODROF 18.PARASUTIN 19.PROCOLD 20.RHINOTUSSAL 21.SANAFLU 22.SILADEX 23.STOPCOLD 24.TRIAMIN. Bri tau teman2 & saudara

Tampaknya, di era informasi ini masih banyak orang-orang yang tampaknya senang menyebabkan kegaduhan dalam sistem tatanan masyarakat yang teratur. Seperti film Batman: The Dark Knight, dimana sang pengurus rumah tangga setia, Alfred menyatakan bahwa ada beberapa orang yang ingin melihat dunia hancur tanpa keuntungan bagi pelakunya sedikitpun.

Berita hoax ini bahkan sudah menyebar melalui chat client populer… (gak mau promosi ah)… Cukup untuk dikatakan bahwa saya telah mendapatkan beberapa pesan yang diforward oleh teman-teman saya. Tentu saja, saya membalas pesan ini untuk menenangkan teman-teman saya yang kebingungan dan panik.

Phenylpropanolamine benar merupakan zat berbahaya, menyebabkan pendarahan otak, dan benar telah dilarang oleh pihak FDA.  Namun selain kenyataan pada kalimat pembuka paragraf ini, semua isi pesan mengenai Phenylpropanolamine tidak memiliki basis kenyataan. Phenylpropanolamine sendiri sudah dilarang digunakan semenjak tahun 2000, BUKAN 1 Maret 2009. Karena riset membuktikan bahwa bahan tersebut menyebabkan pendarahan otak pada kebanyakan wanita. Phenylpropanolamine BUKAN obat, melainkan sebuah bahan baku pembuatan obat saja, jelas… Kalimat pembukaan pesan hoax ini sudah salah.

Apakah Phenylpropanolamine digunakan oleh obat-obat yang digunakan diatas saya tidak tahu. Tapi yang jelas, saya baru saja sembuh dari pilek berkepanjangan dan saya selalu minum Stopcold. Mendapatkan pesan ini, saya langsung melihat daftar bahan pembuat Stopcold yang tertera pada bungkusnya. Cukup menenangkan bahwa Phenylpropanolamine tidak disebutkan dalam daftar bahan pembuat obat ini.

Yang perlu diperhatikan dan disimak disini adalah kondisi masyarakat kita yang mudah terpengaruh komunikasi getok tular tanpa melalui proses logika terlebih dahulu. Apakah Anda benar-benar percaya, bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia begitu bodohnya untuk meloloskan sebuah zat yang sangat berbahaya ini 9 tahun lamanya? Aturan baku oleh BPOM, FDA dan badan pengawas obat dan makanan lainnya, menyatakan bahwa bahan baku pembuat obat dan makanan harus tertera secara jelas pada bungkus kemasannya. Penggunaan kata “bahan lainnya” pun sudah mulai jarang tertera pada bungkus obat dan makanan. Jadi, apabila perusahaan obat ataupun makanan gagal menyertakan informasi yang lengkap, maka perusahaan tersebut sudah melanggar hukum. Setidaknya, tidak ada bahan Phenylpropanolamine pada obat Stopcold.

Berikut adalah pernyataan resmi dari pihak FDA mengenai berita kebohongan yang beredar ini…

FDA is aware of emails circulating widely that list many products allegedly containing PPA. These emails, however, generally contain dated and inaccurate information and should be ignored.

Dan tanggal berapa pesan tersebut dilansir oleh pihak FDA? 23 Desember 2005. Jauh dari 1 Maret 2009 yang disebut dalam pesan hoax yang beredar.

Pesan saya hanya satu, stop menelan informasi publik secara bulat-bulat bila dilansir oleh sumber yang tak dikenal. Telaah informasi yang Anda terima dengan seksama, cari bukti pendukung lainnya, dan ambil kesimpulan dengan tenang. Saya yakin, Anda pun mencari opini kedua bila pergi memeriksa kesehatan apabila penyakitnya serius… Lalu, kenapa tidak mencari informasi pendukung kenyataan yang Anda dapatkan dari sumber tak dikenal? Mudah percaya bukanlah sebuah hal baik dalam dunia yang penuh dengan kebohongan ini.

Sumber:

Informasi resmi FDA mengenai Phenylpropanolamine

Pernyataan FDA membantah surat kaleng mengenai Phenylpropanolamine

Informasi hoax Phenylpropanolamine

Officially Official: Honda Freed Is Coming NEXT JUNE!

Well, so much for the hoolabaloo… It seems that today is just the day Honda Indonesia sent out a press release about going to sell the Freed in Indonesia. At least we have a timeframe, it’s June and it’s confirmed the car would be available with i-VTEC engine and 5 speed automatic transmission. No further information is available regarding the car, on whether it will be offered with the 8 seat variant or the 7 seat variant nor would it be avaible in manual transmission.

For the time being, I’m going to write about Freed specification in comparison with its competitors, namely Xenia/Avanza, Grand Livina, APV and Gran Max Luxio.

Officially Official: Honda Freed Is Coming NEXT WEEK!

Oh my… What a delightful turn of event this is… It seems that I mistakenly translate trimester with semester. Last night in a closed session, Honda Indonesia finally unveils its intention to sell Honda Freed in Indonesia and the official launching of the car will be held on 11th of March, next week! Wow! This is actually happening, Indonesia will be the first ASEAN country to sell the Freed… Wait… Actually, if you want to put more emphasis on that, Indonesia will be the first country in the world to produce and sell Freed outside of Japan.

Honda Indonesia is very bold, very very bold if I might add… The Freed target market in Indonesia is already saturated with Daihatsu Xenia and its clone, Toyota Avanza. Then the venerable challenger Nissan Grand Livina. Not counting Suzuki APV and the soon to be released Daihatsu Luxio. But should Honda be afraid? Not really… We are talking Honda here! Where engineers are part magician and voodoo doctors.

The Freed first of all, is a front wheel driven, front engine minivan where its competitors are more or less a crossover between two cars sans the Grand Livina. The Xenia/Avanza is a crossover between MPV and SUV, high ground clearance with front engine, rear wheel driven setup. The Suzuki APV and Daihatsu Luxio origins are semi pick up truck with engine underneath driver seat driving the rear wheel. This doesn’t mean a thing, but when you start to add up the fact that FF cars like the Freed and Grand Livina have ample interior room thanks to the lack of driveshaft running from the front of the car to the back… Then it start to makes sense.

The Freed main competitor will be Nissan Grand Livina with its similar FF drivetrain setup. Size wise, although the Freed is shorter compared to Grand Livina, it has longer wheelbase and is taller, these facts should lead to the Freed having more ample interior room than the Grand Livina… Although it remain to be seen.

The last sentence leaves a lot to be desired, and I smell a comparison is coming! Comeback soon, I’ll prepare a paper comparison between Freed competitors in Indonesia… And to some extent, the ASEAN.

Unofficially Official, Honda Freed IS Coming to Indonesia

Well, according to an interview of a local online media with Honda Indonesia Marketing Director, Mr. Jonfis Fandi that is.

The impromptu information was out in a yearly media gathering held in Jakarta. It is confirmed by the head honcho that the Freed is indeed coming to Indonesia in the 2nd trimester of 2009 (that’s middle of the year), and what’s more, it will be Freed’s debut outside of Japan… Wowza! This backwater country actually got an exclusive debut of THE most waited Honda in 2009! (at least in term of affordability… Hybrid this ain’t)

With the rumors Honda Indonesia is canceling bringing Freed to Indonesia, this is quite a news. Price wise, Honda Indonesia is touting that volatile foreign currency/local exchange rate make them unable to guesstimate the local price for the Freed. Final price will be announced near the actual car launch date. Whatever it is, the price might land between US$2300 to US$25000 considering local Honda City is priced at US$24000 to US$26000. It’s common to price 7 seater MPV below a sedan in some parts of Asia as sedan is considered more luxurious than an MPV.

All I can say, godspeed bringing this car back home Mr. Jonfis. We’ll be waiting with arms wide open… Although I’m keeping my SX4 Crossover.

All New Honda City Revealed… Gravy On The Steak

With the already too much spy photos, renderings, pictures and hints from around Asia, the all new Honda City has arrived in full glory. For this generation, Honda goes all out to design the new City. No longer a lanky and dorky brother of Honda’s own Fit for which the City is based upon. The new City, albeit derived from the same platform of the Fit now sports a huge different between its hatchback brother… To a degree that the new Honda City is now is Fit’s second cousin that the Fit really want to get its groove on upon… I really am rusty… More pictures courtesy of autoblog after the click. Continue reading